March 24, 2014

Hope? Help?!



Kalian tahu apa nama benda pada gambar di atas?

Yap, tisu. 

Apa sih makna tisu bagi kalian?


Pasti banyak yang bilang untuk membersihkn kotoran, lap keringat, salah satu benda yang dicari kala hidung sedang meler, dan sejenisnya.

Yes, semua itu benar ko.

Tapi lain bagi anak-anak manis yang malam ini saya jumpai. Satu pak tisu berarti sekian rupiah untuk menyambung hidup mereka :)

Ketika itu saya sedang bersantap malam bersama adik, saya melihat anak-anak kecil yang menawarkan tisu yang mereka dagangkan kepada para pengunjung di rumah makan itu.Saat melihatnya menawarakan kepada kami, saya memberi gestur tangan dan berkata maaf karena saya berasa tidak membutuhkannya saat itu.  Setelah mereka beranjak pergi barulah saya menyadari, “kenapa tidak saya beli saja walau memang tidak sedang saya butuhkan? Bukan makna apa yang kita beli, tapi bantuan yang terselip dari apa yang kamu kasih Ervi...”

Rasa sesal yang kudapat...


Saat dalam perjalanan pulang sekitar jam 10 malam, saya bertemu mereka lagi. Kedengarannya mereka sedang membicarakan mm.... seperti masalah hasil dagangan mereka hari ini? Tepat di samping mereka, aku menghentikan langkah, kemudan bertanya, “ade ko belum pulang?”
Salah satu dari mereka menjawab, “kami sedang jualan ka..”
 Saya melihat berpak-pak tisu di dalam keranjang besar yang seharusnya untuk buah-buahan.
 “oh.. tisunya dari mana memang?”
“kami beli ka.” “ko kalian jualan tisu? Memang mamanya ngga ngasih uang?”
Tahu tidak respon mereka apa?


Diam...

Sambil tertunduk lesu...


Source: myfourthirds

Kalau saya masih saja terlalu kepo dan tega, pasti akan saya lanjutkan bertanya. Raut mereka saat itu buat saya terenyuh.

Yang ingin saya sampaikan dari tulisan ini adalah bantulah mereka dari apa yang telah mereka usahakan, mereka dagangkan, walau hanya sedikit yang penting ikhlas insyaallah akan berarti banyak bagi mereka walau sebenarnya kita tidak benar-benar membutuhkan barang yng mereka perdagangkan. Mereka bukan meminta-minta, bukan lagi memaksa, mereka menawarkan barang, siapa tahu ada orang yang beli dan hasilnya akan bermanfaat bagi hidup mereka. Tapi jangan dengan perasaan terpaksa ya :)
Ingatlah bahwa harta kita hanyalah titipan Allah, sebagian rejeki kita adalah rejeki bagi orang lain.

0 COMMENTS:

Post a Comment